Lagu daerah yang biasanya mengiringi permainan rangku alu adalah

Klik Untuk Melihat Jawaban


#Jawaban di bawah ini, bisa saja tidak akurat dikarenakan si penjawab mungkin bukan ahli dalam pertanyaan tersebut. Pastikan mencari jawaban lain dari berbagai sumber terpercaya, sebelum mengklaim jawaban tersebut adalah benar. Semangat Belajar..#


Dijawab oleh ### Pada Tue, 05 Jul 2022 19:08:41 +0700 dengan Kategori Seni dan Sudah Dilihat ### kali

Jawaban:

Salah satu lagu yang dapat digunakan untuk mengiringi permainan adalah lagu Ampar-Ampar Psang. Syair Lagu Aslinya adalah sebagai berikut :

Ampar-ampar pisang

Pisangku balum masak

Masak sabigi, dihurung bari-bari 2x

Manggalepak, manggalepok

Patah kayu bengkok

Bengkok dimakan api,

apinya cang curupan

Nang mana batis kutung, dikitip bidawang 2x

Apabila syairnya disesuaikan dengan ‘Kami Berbeda, Tapi Rukun’ maka kira-kira seperti ini.

Kami memang beda

Aneka suku bangsa

Lima agama selalu tenggang rasa 2x

Ayo rukun, ayo rukun

Bersama membangun

Berbicara santun

Bila salah minta ampun

Kami slalu rukun, jaya negaraku 2x

maaf jika salah

Baca Juga: 14. Bu Prima selalu membanggakan dirinya


wx.dhafi.link/jawab Merupakan Website Kesimpulan dari forum tanya jawab online dengan pembahasan seputar pendidikan di indonesia secara umum. website ini gratis 100% tidak dipungut biaya sepeserpun untuk para pelajar di seluruh indonesia. saya harap pembelajaran ini dapat bermanfaat bagi para pelajar yang sedang mencari jawaban dari segala soal di sekolah. Terima Kasih Telah Berkunjung, Semoga sehat selalu.

Permainan Tradisional Rangku Alu - Hallo sahabat Guru pintar, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Permainan Tradisional Rangku Alu, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel GURU, Artikel GURU MAPEL, Artikel IPTEK, Artikel RUANG GURU, Artikel SERTIFIKASI, Artikel TUGAS, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Permainan Tradisional Rangku Alu


link : Permainan Tradisional Rangku Alu

Permainan Tradisional Rangku Alu

Karya: Rizki Siddiq Nugraha

Permainan tradisional rangku alu berasal dari daerah Nusa Tenggara Timur (NTT). Pada masyarakat NTT, rangku alu dilakukan untuk merayakan hasil panen perkebunan dan pertanian. Rangku alu merupakan permainan tradisional yang menggunakan bambu sebagai alat permainan.

Alat yang digunakan dalam permainan tradisional rangku alu sangat sederhana dan mudah didapatkan. Alat yang digunakan, yakni empat buah bambu dengan panjang kurang lebih dua meter.

Untuk dapat memainkan permainan rangku alu, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan agar permainan tersebut dapat berjalan dengan baik, sebagai berikut:

1. Pemain terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok yang bermain dan kelompok yang menjaga. Kelompok yang menjaga menggerak-gerakkan bambu (empat orang berjongkok membentuk bidang persegi dan memegang dua bambu) sambil menyanyi.

2. Kelompok yang mendapat giliran bermain, secara bergiliran akan melompat ke sela-sela bambu. Mereka harus menghindari jepitan bambu. Pemain akan masuk dalam bidang persegi dan melompat-lompat sesuai irama buka-tutup bambu.

Ketika bermain, bambu yang digerakkan menghasilkan irama yang berpola. Permainan akan jauh lebih menarik dengan menyanyi bersama-sama mengikuti pola irama suara bambu. Salah satu lagu yang biasa digunakan untuk mengiringi permainan rangku alu adalah lagu Ampar-Ampar Pisang. Adapun syairnya, sebagai berikut:

Masak sabigi, dihurung bari-bari 2x

Nang mana batis kutung, dikitip bidawang 2x

Rangku alu tidak hanya sekedar permainan tradisional biasa. Selain sebagai sarana perayaan dan hiburan, permainan rangku alu juga dapat menjadi sarana edukasi dan pembentukan diri. Pada permainan ini dapat melatih konsentrasi, kelincahan dalam bertindak, dan ketangkasan jasmani.

Konsentrasi merupakan pemusatan perhatian atau pikiran pada suatu hal. Konsentrasi sangat diperlukan dalam permainan rangku alu, terutama konsentrasi antara gerak kaki dan gerak bambu yang dimainkan. Apabila konsentrasi kita kurang maka kaki akan terjepit bambu.

Kelincahan merupakan kemampuan untuk mengubah arah secara cepat tanpa menimbulkan gangguan pada keseimbangan. Seseorang dikatakan memiliki kelincahan jika ia dapat bergerak secara cepat, sekaligus dapat mengubah arah secara cepat pula tanpa terganggu keseimbangannya. Pada permainan ini kelincahan jelas sangat diperlukan.

Ketangkasan jasmani (motor skill fitness) adalah kemampuan untuk melakukan gerakan-gerakan yang dikoordinir. Pada hal ini diperlukan keterampilan tertentu dan kemampuan daya tahan. Pada gerakan yang dikoordinir terpadu komponen-komponen mempertahankan keseimbangan, fleksibilitas, ketangkasan, kekuatan, bergerak sekonyong-konyong (agility), sehingga untuk semua ini diperlukan kekuatan otot dan daya tahan.

Permainan Tradisional Rangku Alu

Karya: Rizki Siddiq Nugraha

Permainan tradisional rangku alu berasal dari daerah Nusa Tenggara Timur (NTT). Pada masyarakat NTT, rangku alu dilakukan untuk merayakan hasil panen perkebunan dan pertanian. Rangku alu merupakan permainan tradisional yang menggunakan bambu sebagai alat permainan.

Alat yang digunakan dalam permainan tradisional rangku alu sangat sederhana dan mudah didapatkan. Alat yang digunakan, yakni empat buah bambu dengan panjang kurang lebih dua meter.

Untuk dapat memainkan permainan rangku alu, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan agar permainan tersebut dapat berjalan dengan baik, sebagai berikut:

1. Pemain terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok yang bermain dan kelompok yang menjaga. Kelompok yang menjaga menggerak-gerakkan bambu (empat orang berjongkok membentuk bidang persegi dan memegang dua bambu) sambil menyanyi.

2. Kelompok yang mendapat giliran bermain, secara bergiliran akan melompat ke sela-sela bambu. Mereka harus menghindari jepitan bambu. Pemain akan masuk dalam bidang persegi dan melompat-lompat sesuai irama buka-tutup bambu.

Ketika bermain, bambu yang digerakkan menghasilkan irama yang berpola. Permainan akan jauh lebih menarik dengan menyanyi bersama-sama mengikuti pola irama suara bambu. Salah satu lagu yang biasa digunakan untuk mengiringi permainan rangku alu adalah lagu Ampar-Ampar Pisang. Adapun syairnya, sebagai berikut:

Masak sabigi, dihurung bari-bari 2x

Nang mana batis kutung, dikitip bidawang 2x

Rangku alu tidak hanya sekedar permainan tradisional biasa. Selain sebagai sarana perayaan dan hiburan, permainan rangku alu juga dapat menjadi sarana edukasi dan pembentukan diri. Pada permainan ini dapat melatih konsentrasi, kelincahan dalam bertindak, dan ketangkasan jasmani.

Konsentrasi merupakan pemusatan perhatian atau pikiran pada suatu hal. Konsentrasi sangat diperlukan dalam permainan rangku alu, terutama konsentrasi antara gerak kaki dan gerak bambu yang dimainkan. Apabila konsentrasi kita kurang maka kaki akan terjepit bambu.

Kelincahan merupakan kemampuan untuk mengubah arah secara cepat tanpa menimbulkan gangguan pada keseimbangan. Seseorang dikatakan memiliki kelincahan jika ia dapat bergerak secara cepat, sekaligus dapat mengubah arah secara cepat pula tanpa terganggu keseimbangannya. Pada permainan ini kelincahan jelas sangat diperlukan.

Ketangkasan jasmani (motor skill fitness) adalah kemampuan untuk melakukan gerakan-gerakan yang dikoordinir. Pada hal ini diperlukan keterampilan tertentu dan kemampuan daya tahan. Pada gerakan yang dikoordinir terpadu komponen-komponen mempertahankan keseimbangan, fleksibilitas, ketangkasan, kekuatan, bergerak sekonyong-konyong (agility), sehingga untuk semua ini diperlukan kekuatan otot dan daya tahan.

Demikianlah Artikel Permainan Tradisional Rangku Alu

Sekianlah artikel Permainan Tradisional Rangku Alu kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.


Anda sekarang membaca artikel Permainan Tradisional Rangku Alu dengan alamat link https://gurupintarmengajar.blogspot.com/2017/11/permainan-tradisional-rangku-alu.html

Home » Kelas VI » Permainan Tradisional Rangku Alu

Permainan tradisional adalah permainan yang dimainkan oleh masyarakat di suatu daerah. Permainan ini biasanya dikembangkan secara turun-temurun. Kebanyakan permainan tradisional ini dilakukan dengan cara kelompok. Kehidupan masyarakat tradisional yang bisa dibilang tidak mengenal dunia luar telah mengarahkan dan menuntun mereka pada kegiatan sosial dan kebersamaan yang tinggi. Permainan tradisional ini selain sebagai hiburan juga merupakan alat komunikasi di dalam masyarakat.


Salah satu permainan tradisional yang masih sering dimainkan adalah permainan Rangku Alu yang berasal dari Nusa Tenggara Timur. Dalam masyarakat Manggarai, Rangku Alu dilakukan untuk merayakan hasil panen perkebunan dan pertanian. Rangkuk Alu sendiri merupakan permainan tradisional yang menggunakan bambu sebagai alat permainannya. Rangkuk Alu tidak hanya sekedar permainan biasa. Selain sebagai sarana hiburan permainan Rangku Alu juga bisa menjadi sarana edukasi dan pembentukan diri. Dalam memainkan permainan ini dapat melatih konsentrasi, ketangkasan, dan kelincahan dalam bertindak.

  1. Konsentrasi merupakan pemusatan perhatian atau pikiran pada suatu hal. Konsentrasi sangat diperlukan dalam permainan Rangku Alu terutama konsentrasi antara gerak kaki dan gerak bambu yang dimainkan. Apabila konsentrasi kita kurang maka kaki akan terjepit bambu.
  2. Kelincahan merupakan kemampuan untuk mengubah arah secara cepat tanpa menimbulkan gangguan pada keseimbangan. Seseorang dikatakan memiliki kelincahan jika ia dapat bergerak secara cepat sekaligus dapat mengubah arah secara cepat pula tanpa terganggu keseimbangannya. Dalam permainan ini kelincahan jelas sangat diperlukan.
  3. Ketangkasan jasmani (motor skill fitness) adalah kemampuan untuk melakukan gerakan-gerakan yang dikoordinir. Dalam hal ini diperlukan keterampilan tertentu dan kemampuan daya tahan. Pada gerakan yang dikoordinir terpadu komponen-komponen (unsur-unsur) mempertahankan keseimbangan, fleksibilitas, ketangkasan, kekuatan, bergerak sekonyong-konyong (agility), sehingga untuk semua ini diperlukan kekuatan otot dan daya tahan. 

A. Alat yang digunakan:

Alat yang digunakan dalam permainan ini sangat sederhana dan mudah didapatkan. Alat yang digunakan yaitu 4 buah bambu dengan panjang 2 meter.


B. Cara Bermain Untuk dapat memainkan permainan Rangku Alu ada beberapa cara yang harus diperhatikan agar permainan tersebut dapat berjalan dengan baik.
  1. Pemain terdiri atas 2 kelompok, yaitu kelompok yang bermain dan kelompok yang menjaga. Kelompok yang menjaga menggerak-gerakkan bambu (empat orang berjongkok membentuk bidang persegi dan memegang dua bambu) sambil menyanyi.
  2. Kelompok pemain yang mendapat giliran bermain akan melompat di sela-sela bambu. Mereka harus menghindari jepitan bambu. Penari akan masuk dalam bidang persegi dan melompat-lompat sesuai irama buka-tutup bambu.

Ketika bermain, bambu yang digerakkan menghasilkan irama yang berpola. Kamu dapat membuat permainan tersebut lebih menarik lagi dengan menyanyi bersama-sama mengikuti pola irama suara bambu. Salah satu lagu yang dapat digunakan untuk mengiringi permainan adalah lagu Ampar-Ampar Psang. Syair Lagu Aslinya adalah sebagai berikut :

Ampar-ampar pisang Pisangku balum masak Masak sabigi, dihurung bari-bari 2x Manggalepak, manggalepok Patah kayu bengkok Bengkok dimakan api, apinya cang curupan

Nang mana batis kutung, dikitip bidawang 2x

Apabila syairnya disesuaikan dengan ‘Kami Berbeda, Tapi Rukun’ maka kira-kira seperti ini.

Kami memang beda Aneka suku bangsa Lima agama selalu tenggang rasa 2x Ayo rukun, ayo rukun Bersama membangun Berbicara santun Bila salah minta ampun

Kami slalu rukun, jaya negaraku 2x


Berbeda itu indah. Perbedaan adalah anugerah jika kita melihatnya dari kaca-mata yang bijak. Anda bisa melihat perbedaan sebagai sebagai sumber kekuatan. Hidup rukun merupakan impian setiap warga negara. Rukun dalam perbedaan akan memberikan kedamaian dan ketenteraman.

Posted by Nanang_Ajim

Mikirbae.com Updated at: 9:50 PM