Peta pikiran adalah salah satu cara yang dapat kita lakukan untuk memahami suatu

Avisena Ashari Selasa, 10 November 2020 | 14:00 WIB

Ilustrasi belajar bahasa Indonesia, mencari informasi penting dari teks dan membuat peta pemikiran. (Designed by brgfx / Freepik)

Bobo.id - Teman-teman, dalam program Belajar dari Rumah di TVRI hari ini, ada materi Bahasa Indonesia tentang cara mencari informasi penting dari teks.

Dalam tayangan itu, ada soal latihan bagi teman-teman SD kelas 4-6, yaitu “Carilah teks yang membahas fenomena saat ini, seperti pandemi covid19 dan atau banjir. Lalu buatlah peta pemikiran yang menarik dari teks tersebut!”.

Nah, Bobo akan membuat contoh peta pemikiran dari sebuah teks tentang pandemi COVID-19.

Tapi, sebelumnya kita cari tahu dulu tentang cara mencari informasi penting dari teks, yuk!

Mencari Informasi Penting dari Teks

Apa teman-teman tahu apa itu informasi?

Informasi adalah sekumpulan fakta yang menggambarkan sebuah peristiwa atau kejadian tertentu.

Informasi bermanfaat agar kita mengetahui atau memahami suatu hal.

Cara agar kita bisa memperoleh sebuah informasi penting dari teks, ada beberapa langkah yang perlu kita lakukan:

1. Membaca judul teks.

2. Membaca teks dengan cermat untuk mengetahui isi teks.

3. Membuat daftar pertanyaan untuk setiap paragraf, sehingga memudahkan dalam memperoleh informasi dari teks.

Baca Juga: Contoh Pertanyaan untuk Ditanyakan pada Narasumber Saat Wawancara, Materi Belajar dari Rumah SD Kelas 4-6


Page 2


Page 3

Designed by brgfx / Freepik

Ilustrasi belajar bahasa Indonesia, mencari informasi penting dari teks dan membuat peta pemikiran.

Bobo.id - Teman-teman, dalam program Belajar dari Rumah di TVRI hari ini, ada materi Bahasa Indonesia tentang cara mencari informasi penting dari teks.

Dalam tayangan itu, ada soal latihan bagi teman-teman SD kelas 4-6, yaitu “Carilah teks yang membahas fenomena saat ini, seperti pandemi covid19 dan atau banjir. Lalu buatlah peta pemikiran yang menarik dari teks tersebut!”.

Nah, Bobo akan membuat contoh peta pemikiran dari sebuah teks tentang pandemi COVID-19.

Tapi, sebelumnya kita cari tahu dulu tentang cara mencari informasi penting dari teks, yuk!

Mencari Informasi Penting dari Teks

Apa teman-teman tahu apa itu informasi?

Informasi adalah sekumpulan fakta yang menggambarkan sebuah peristiwa atau kejadian tertentu.

Informasi bermanfaat agar kita mengetahui atau memahami suatu hal.

Cara agar kita bisa memperoleh sebuah informasi penting dari teks, ada beberapa langkah yang perlu kita lakukan:

1. Membaca judul teks.

2. Membaca teks dengan cermat untuk mengetahui isi teks.

3. Membuat daftar pertanyaan untuk setiap paragraf, sehingga memudahkan dalam memperoleh informasi dari teks.

Baca Juga: Contoh Pertanyaan untuk Ditanyakan pada Narasumber Saat Wawancara, Materi Belajar dari Rumah SD Kelas 4-6

Memahami Bacaan dengan Peta Pikiran

Oleh Hatiah

Membaca dan PrinsipPemahamannya

Membaca merupakan proses yang kompleks. Pemahamanbacaan sangat bergantung pada aspek yang terlibat dalam proses membaca. Menurut Burns proses membaca terdiri atas beberapa aspek. Proses membaca dimulai dari pengungkapan simbol-simbol grafis melalui indra penglihatan. Kegiatan lain proses membaca yaitu aktivitas mengenal makna berdasarkan masa lalu. Aspek urutan dalam proses membaca merupakan kegiatan mengikuti rangkaian tulisan. Kesempatan mengembangkan makna kata lebih luas pada siswa yang memiliki banyak pengalaman. Membaca merupakan proses berfikir untuk memahami bacaan. Pembelajaran membaca seharusnya dimulai dari sejak dini, karena bisa meningkatkan kemampuan membaca. Mengenal hubungan antara simbol dengan bunyi bahasa dan makna merupakan aspek asosiasi dalam membaca. Aspek efektif merupakan proses membaca yang berkenaan dengan memusatkan perhatian, membangkitkan kegemaran membaca sesuai minat dan menumbuhkan motivasi saat membaca. Aspek yang terakhir adalah aspekpemberian gagasan, yaitu membangun makna dengan pengembangan yang berada diluar namun masih berhubungan.

Menurut McLaughlin dan Allen, prinsip-prinsip membaca yang paling mempengaruhi pemahaman membaca, pertama membangun makna baru dengan menghubungkan pengetahuan, dicirikan oleh siswa yang bisa membangkitkan gagasan-gagasan,pemilihan sendiri, kreativitas, interaksi, berfikir kritis dan membangun makna pribadi. Prinsip yang kedua adalah kedudukan yang sama antara membaca dan menulis. Yang ketiga, pembaca yang baik yaitu pembaca dengan strategi membuat pertanyaan sendiri, membuat hubungan, membentuk makna, meringkas dan mengevaluasi. Yang keempat adalah dukungan oleh guru pembimbing. Kelima menemukan manfaat. Keenam, pengajaran yang berhubungan tentang kebermaknaan.ketujuh, melibatkan motivasi dan minat. Kedelapanadalah stategi pengajaran yang terampil. Kesembilan adalah proses mengukur dan menilai pembinaan membaca oleh guru pembimbing.

Memahami Bacaan

Membaca hendaknya mempunyai tujuan, karena seseorang yang membaca dengan tujuan, cenderung lebih memahami bacaan dibandingkan dengan orang yang tidak mempunyai tujuan saat membaca. Beberapa diantara tujuan membaca seperti:

  1. Kesenangan,
  2. Menyempurnakan membaca,
  3. Memperbaharui pengetahuan,
  4. Mengaitkan informasi baru dengan informasi yang telah diketahuinya,
  5. Memperoleh informasi untuk laporan,
  6. Menjawab pertanyaan-pertanyaan,
  7. Sebagai tugas untuk mempelajari,
  8. Menemukan fakta,

Salah satu tujuan orang membaca adalah memperoleh informasi.informasi tersebut bisa kita dapat jika kita memahami bacaan yang kita baca. Yang bisa kita lakukan saat proses membaca berlangsung agar dapat memahami bacaan yaitu dengan mengajukan pertanyaan-petanyaan yang berhubungan dengan topik bacaan tentunya, membaca gagasan-gagasan yang mengandung informasi penting atau dengan menggunakan peta pikiran.

Saat proses membaca berlangsung, salah satu cara agar pembaca dapat memahami bacaan yang dibacanya adalah dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan dengan bahan bacaan. Buatlah teks bacaan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan saat membaca. Ketika bertanya, pusatkan pikiran kedalam keadaan yang lebih menuntut dengan menimbulkan gagasan dari teks. Alternatif yang kedua adalah saat membaca jangan sekali-kali mencoba mengartikan kataper kata, karena hal demikian membuat kegiatan mebaca terhenti dan sama sekali tidak dapat memahami bacaan.yang perlu dibaca adalah gagasan-gagasan yang mengandung informasi penting. Kemudian gagasan-gagasan tersebut dibuat menjadi catatan sebagai hasil dari proses pemahaman membaca. Catatan-catatan yang diperoleh dari hasil membaca berupa angket pertanyaan beserta jawaban dan gagasan- gagasan yang mengandung informasi penting tersebut dibuat dalambentuk ringkasan atau rangkuman. Selain dua hal yang dijelaskan diatas, cara memahami bacaan dapat dilakukan dengan menggunakan peta pikiran.

Manfaat dan Cara Membuat Peta Pikiran

Peta pikiran adalah teknik pemanfaatan keseluruhan otak yang mampu membuat catatan menyeluruh dalam satu halaman. Dengan menggunakan citra visual dan perangkat grafis lainnya, peta pikiran akan memberi kesan yang lebih dalam.

Teknik pencatatan ini dikembangkan pada thau 1970-an oleh Tony Buzan dan didsasrkan pada riset tentang bagaimana cara kerja otak yang sebenarnya. Otak seringkali mengingat informasi dalam bentuk gambar, tulisan mencolok, simbol, suara, bentuk-bentukunik dan perasaan. Peta pikiran menggunakan pengingant-pengingat visual dalam suatu pola dari ide-ide yang berkaitan,seperti peta jalan yang digunakan untuk belajar, mengorganisasikan, merencanakan dan dapat juga digunakan untuk memahami bacaan. Peta ini dapat membangkitkan ide dan memicu ingatan yang mudah serta pemahaman bacaan yang menyeluruh.ini jauh lebih mudah dari pada metode pencatatan tradisional yang kurang efektif diterapkan untuk memahami bacaan karena peta pikiran mengaktifkan keseluruhan otak.cara ini juga menyenangkan dan lebih kreatif, meningkatkan pemahaman, memusatkan perhatian  serta membuat pikiran tenang.

Dalam membuat peta pikiran diperlukan kretifitas agar terlihat menarik dan memberi kesan yang lebih dalam sehingga otak lebih mudah memahami makna dari peta pikiran. Untuk membuat peta pikiran supaya terlihat menarik dan berkesan gunakan pena berwarna dan mulailah dari bagian tengah.gunakan kertas secara melebar untuk mendapatkan lebihbanyak tempat.

Beriku kiat-kiat untuk membuat peta pikiran.

  1. Tulis gagasan utama atau topik yang dibahas di tengah-tengah kertas dan beri lingkupbentuk seperti lingkaran, persegi, segitiga, bohlam, buah-buahan atau bentuk lain.
  2. Tambahkan cabang-cabang yang keluar dari pusat gagasan tadi. Jumlah cabang-cabangnya akan bervariasi,tergantung dari jumlah bagian gagasannya. Gunakan warna yang berbeda untuk setiap cabang.
  3. Tulislah kata kunci atau frase pada cabang yang dikembangkan untuk penjelas. Kata-kata kunci adalah kata-kata yang menyampaikan inti sebuah gagasan dan memicuingatan untuk memahami bacaan. Jika ingin menggunakan singkatan, pastikan singkatan-singkatan tersebut dikenal sehingga mudah memahaminya.
  4. Tambahkan simbol-simbol dan ilustrasi-ilustrasi untuk menghidupkan peta pikiran dan menambah ingatan yang lebih baik serta mudah untuk dipahami, meskipun telah berlalu berhari-hari sesudahnya. Simbol jam misalnya, berarti bahwa benda ini menerangkan waktu penting, anak panah biasanya menerangkan tentang tindakan-tindakan yang harus dilakukan, tanda seru menerangkan hal penting yang harus segera dilaksanakan dan simbol-simbol lainnya.
  5. Tulis atau ketiklah dengan rapi,dapat menggunakan huruf KAPITAL, tebal, garis bawah, miring atau jenis huruf lainnya untukmembedakan gagasan pokok dengan cabang-cabangnya.
  6. Mendesain peta pikiran sekreatif mungkin sehingga otaklebih mudah memahami dan mengingat.

Untuk meringkas informasi dari buku-buku, cabang-cabang dapat diberikan judulyang sama dengan tulisan yang dicetak tabal atau judul bab dalamteks. Sub-subjudul yang terdapat dalam bab juga dapat diberi cabang-cabang yang berhubungan. Membaca buku untuk mendapat informasi tentu perlu pemahaman. Sisihkanlah waktu untuk membalik-balik buku itu sebelum membacanya,dan buatlah peta pikiran tentang poin-poin yang ingin dipelajari ketika melakukan kegiatan membaca, kemudian isilah cabang-cabangnya.

Selain menjadi metode yang efektif dalam pencatatan, peta pikiran juga efektif untuk membuat suatu perencanaan dan mengatur berbagai halseperti saat mengisi pidato atau melaksanakan presentasi kelas maupun rapat kelas atau rapat OSIS, karena cara kerjanya yang simpel, tidak rumit,cepat, kecil namun memuat ulasan yang luas dan berhubungan. Dengan memandang sekilas ketas peta pikiran, akan mengingatkan seseorang tentang bahan pembicaraan pada sebuah pertemuan. Selanjutnya dengan kata-kata kunci, simbol-simbol, ilustrasi, serta singkatan-singkatan yang tertulis dalam peta pikiran, dengan sendirinya akan  membangkitkan ingatan, sehingga otak akan bekerja mengolah informasi-informasi dan menerjemahkannya kedalam bentuk kalimat melalui ucapan. Itulah rahasia sukses seseorang dalam pembicaraan sebuah pertemuan, pidato,kata sambutan atau kegiatan berbicara dimuka umum lainnya, tanpa perlu membawa catatan berupa teks.

Peta pikiran juga berhasil digunakan untuk menulis laporan, menyusun makalah, walaupun memerlukan lebih dari satu peta pikiran untuk topik-topik dengan penjelasan yang banyak dan luas. Selain itu, peta pikiran juga bisa dimanfaatkan untuk membuat surat dan memo serta bahan percakapan ditelepon.

Kegunaan

1.  perencanaan

2.  curah gagasan

3.  catatan sekolah

4.  teks

manfaat

  1. Pemahaman
  2. Ingatan
  3. Nilai-nilai yang lebih baik

tips

  1. w a r n a
  2. symbol
  3. penekanan

HURUF KAPITAL / cetak tebal

Bagaimana memulai???

  1. gagasan utama
  2. cabang-cabang
  3. penjelasan singkat

contoh bentuk peta pikiran sebuah Peta Pikiran

Contoh bentuk peta pikiran Proses Membaca

RIWAYAT HIDUP

Hatiah lahir di Kuala Tungkal tahun 1993. anak kedua dari tiga bersaudara dari seorang ayah yang bekarja sebagai Penarik Becak dan seorang ibu rumah tangga biasa. Pengalaman belajar dimulai di Sekolah Dasar Negeri 18/V Kuala tungkal dengan beberapa perstasi yang diraih antara lain: pernah menjuarai lomba Tari Tradisional Kuala Tungkal, Lomba Melukis, Lomba Paduan Suara dan beberapa partisipasi lainnya yang pernah diikuti. Kemudian melanjutkan dk SMP N 1 Kuala Tungkal yang aktif di bidang kepramukaan, mengikuti kegiatan-kegiatan seperti kemah, haiking, lomba baris berbaris, satuan karya dan perlombaan lainnya. Selain itu, pernah menjadi peserta lomba Olimpiade Matematika tingkat Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dan sekarang tercatat sebagai siswi SMA N1 Kuala Tungkal jurusan IPA. Partisipasi yang yang diikuti semasa SMP antara lain: Lomba Penulisan Karya Tulis Ilmiah sabagai peserta Lomba Lawatan Sejarah Daerah, Lomba Penulisan Karya Tulis Ilmiah tingkat Provinsi Jambi dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasiona, menjadi peserta Lomba Cerdas Cermat Undang-Undang Dasar 1945 dan TAP MPR serta menjadi juara kelas di peringkat lima besar. Saat ini sedang aktif mengikuti kegiatan mentoring keagamaan yang merupakan kegiatan Kreasi Islam Pelajar Smansa serta sebagai anggota OSIS SMA N 1 Kuala Tungkal SEKBID Ketuhanan Yang Maha Esa.

Hobinya adalah membaca dan surfing di dunia maya. Sangat tertarik dengan negara Jepang dan bercita-cita bisa bersekolah di negara teknologi tersebut, menjadi penulis dan pengrajin barang bekas. Pelajaran yang paling disenangi adalah berhitung dan pelajaran bahasa ( Indonesia, Inggris dan Jepang ). Motto hidupnya, “Mimpi adalah Kunci Untuk Menakhlukan Dunia”.